SELAMAT DATANG DI LUKMAN BLOG

Sabtu, 12 November 2011

Imbuhan dalam Bahasa Indonesia


Afiks
Afiks atau imbuhan adalah bunyi yang ditambahkan pada sebuah kata - entah di awal, di akhir, di tengah, atau gabungan dari antara tiga itu - untuk membentuk kata baru yang artinya berhubungan dengan kata yang pertama.
Imbuhan digolongkan berdasarkan posisi penambahannya sebagai berikut:
1.      awalan
2.      sisipan
3.      akhiran
4.      konfiks

Prefiks
Awalan atau prefiks adalah sebuah afiks yang dibubuhkan pada awal sebuah kata dasar. Kata "prefiks" sendiri diserap dari kata "prefix" yang terdiri dari kata dasar "fix" yang berarti "membubuhi" dan prefiks "pre-", yang berarti "sebelum".
Bahasa Indonesia terutama banyak menggunakan prefiks untuk menurunkan sebuah kata. Dalam studi bahasa Semitik, sebuah prefiks disebut dengan "preformatif", karena prefiks dapat mengubah bentuk kata yang dibubuhinya.
Contoh prefiks dalam bahasa Indonesia:
·         berlari: ber- adalah prefiks yang memiliki arti "melakukan"
·         seekor: se- adalah prefiks yang memiliki arti "satu"
·         mahakuasa: maha- adalah prefiks serapan yang memiliki arti "paling"

Infiks

Infiks atau sisipan adalah afiks yang dibubuhkan pada tengah-tengah kata. Beberapa bahasa yang memiliki infiks misalnya bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Tagalog, dan beberapa bahasa lainnya.

Infiks dalam bahasa Jawa (tambahan)

Dalam bahasa Jawa memiliki beberapa infiks, misalkan infiks –in– yang menyatakan bentuk pasif. Tetapi dalam bahasa Jawa baru hal ini tidak produktif lagi dan dianggap arkhais dan hanya dipergunakan dalam bahasa sastra atau pertunjukan wayang.
Contoh:
·         karya -> kinarya ("dikerjakan")
·         carita -> cinarita ("diceritakan")

Infiks dalam bahasa Indonesia

Penurunan nomina dengan memakai infiks tidaklah produktif lagi dalam bahasa Indonesia. Kita temukan kini beberapa contoh yang sudah membatu dan oleh banyak orang dianggap sebagai kata yang monomorfemis. Berikut daftar kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki/dapat diberi sisipan:
Sisipan -el-
·         Geber -> geleber
·         Gembung -> gelembung
·         Getar -> geletar
·         Gigi -> geligi
·         Gogok -> gelogok
·         Gosok -> gelosok
·         Luhur -> leluhur
·         Patuk -> pelatuk
·         Sidik -> selidik
·         Tapak -> telapak
·         Tunjuk -> telunjuk
·         Tangkup/tungkup -> telangkup/telungkup
Sisipan -er-
·         Sabut -> serabut
·         Suling -> seruling
·         Gigi -> gerigi
·         Kudung -> kerudung
·         Runtuh -> reruntuh(an)
·         Panjat -> peranjat
·         Cerita -> ceritera
Sisipan -em-
·         Cerlang -> cemerlang
·         Kuning -> kemuning
·         Kelut -> kemelut
·         Kilau -> kemilau
·         Serbak -> semerbak
·         Turun -> temurun
·         Kata berawalan huruf "g"
·         Gebyar -> gemebyar
·         Geletuk -> gemeletuk/gemeretuk/gemertuk/gemeretup
·         Gelugut -> gemelugut
·         Geretak -> gemeretak/gemeletak
·         Gerencang -> gemerencang
·         Gerincing -> gemerincing
·         Gerisik -> gemerisik
·         Gerlap -> gemerlap
·         Gertak -> gemertak
·         Getar/gentar -> gemetar/gementar
·         Gilang -> gemilang
·         Gilap -> gemilap
·         Girang -> gemirang
·         Gulung -> gemulung
·         Guntur -> gemuntur
·         Guruh -> gemuruh
Bedakan dengan kata berawalan "p" yang dilekati awalan "pe-" yang keduanya luluh menjadi "pem-", misalnya "pemimpin" bukan "pimpin" yang diberi infiks "-em-" melainkan "pimpin" yang diberi awalan "pe-"
Sisipan -in-
·         Kerja -> kinerja
·         Sambung -> sinambung
·         Tambah -> tinambah
Sisipan -ah-
·         Bagian -> bahagian
·         Baru -> baharu
·         Basa -> bahasa
·         Cari -> cahari (dalam "mata pencaharian")
·         Dulu -> dahulu
·         Rayu -> rahayu
·         Saja -> sahaja
·         Saya -> sahaya (dalam "hamba sahaya")
·         Asmaradana -> asmaradahana
Dikarenakan tidak ada suatu daftar kata-kata yang dapat diimbuhi infiks, maka diperlukan pengetahuan kosakata bahasa Indonesia untuk misalnya membedakan bahwa kata "keledai" bukanlah kata "kedai" yang diberi sisipan "-el-".

Sufiks

Sufiks atau akhiran adalah afiks yang dibubuhkan pada akhir sebuah kata. Dalam bahasa Indonesia, "-nya", sebagai contoh adalah sebuah sufiks.

Daftar akhiran dalam bahasa Indonesia

·         -an
·         -i
·         -kan
·         -ku, -mu, -nya
·         -nda

Daftar akhiran dalam bahasa asing

·         -a/-i
·         -at, -in
·         -gara, -gari
·         -is, -{is)asi
·         -isme
·         -log, -logi
·         -man, -wan, -wati
·         -tas
·         -tor
·         -us

Gabungan awalan dan akhiran/konfiks

·         ke-an
·         pe-an
·         per-an

Konfiks

Konfiks adalah afiks yang terdiri dari prefiks dan sufiks yang ditempatkan di antara kata dasar. Kata "konfiks" berasal dari bahasa Latin con- (dengan), dan -fix (tambahan). Afiks ini sering dijumpai di dalam bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Contoh di dalam bahasa Indonesia: "bersenang-senanglah", "dibagikan", "mempertanggungjawabkan", dll.

Daftar konfiks dalam bahasa Indonesia

·         per-an
·         pe-an
·         pe-an

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SILAHKAN COPY PASTE,JANGAN LUPA KASIH JEMPOLNYA...

Terbanyak dibaca

Terimakasih Atas Kunjungannya,Jangan Lupa Berkunjung Kembali